Langsung ke konten utama

Minyak Kemiri/ Candlenut Oil


Minyak Kemiri/ Candlenut Oil

Kategori:Minyak Basis

Harga:Rp 308,000 / 100 ml

Deskripsi:

Kemiri (Aleurites moluccana), adalah tumbuhan yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah. Tumbuhan ini masih sekerabat dengan singkong dan termasuk dalam suku Euphorbiaceae. Dalam perdagangan antarnegara dikenal sebagai candleberry, Indian walnut, serta candlenut. Pohonnya disebut sebagai varnish tree atau kukui nut tree. Minyak yang diekstrak dari bijinya berguna dalam industri untuk digunakan sebagai bahan campuran cat.
Tidak diketahui dengan tepat asal-usulnya, tumbuhan ini menyebar luas mulai dari India dan Cina, melewati Asia Tenggara dan Nusantara, hingga Polinesia dan Selandia Baru.[1] Di Indonesia, kemiri dikenal dengan banyak nama. Di antaranya, kembiri, gambiri, hambiri (Bat.); kemili (Gayo); kemiling (Lamp.); buah kareh (buah keras, Mink.; Nias); keminting (Day.). Juga muncang (Sd.); dèrèkan, pidekan, miri (Jw.); kamèrè, komèrè, mèrè (Md.); dan lain-lain.[2]
Kemiri sekarang tersebar luas di daerah-daerah tropis. Tanaman ini adalah tumbuhan resmi negara bagian Hawaii.
Pohon besar; dengan tinggi mencapai 40 m dan gemang hingga 1,5 m. Pepagan abu-abu, sedikit kasar berlentisel. Daun muda, ranting, dan karangan bunga dihiasi dengan rambut bintang yang rapat, pendek, dan berwarna perak mentega; seolah bertabur tepung. Dari kejauhan tajuk pohon ini nampak keputihan atau keperakan.[1][3]
Daun tunggal, berseling, hijau tua, bertangkai panjang hingga 30 cm, dengan sepasang kelenjar di ujung tangkai. Helai daun hampir bundar, bundar telur, bundar telur lonjong atau menyegitiga, berdiameter hingga 30 cm, dengan pangkal bentuk jantung, bertulang daun menjari hanya pada awalnya, bertaju 3-5 bentuk segitiga di ujungnya.[1][3]
Perbungaan dalam malai thyrsoid yang terletak terminal atau di ketiak ujung, panjang 10–20 cm. Bunga-bunga berkelamin tunggal, putih, bertangkai pendek. Bunga-bunga betina berada di ujung malai payung tambahan; bunga-bunga jantan yang lebih kecil dan mekar lebih dahulu berada di sekelilingnya, berjumlah lebih banyak. Kelopak bertaju 2-3; mahkota bentuk lanset, bertaju-5, panjang 6–7 mm pada bunga jantan, dan 9–10 mm pada bunga betina. Buah batu agak bulat telur gepeng, 5-6 cm × 4-7 cm, hijau zaitun di luar dengan rambut beledu, berdaging keputihan, tidak memecah, berbiji-2 atau 1. Biji bertempurung keras dan tebal, agak gepeng, hingga 3 cm × 3 cm; dengan keping biji keputihan, kaya akan minyak.[1]
Kemiri terutama ditanam untuk bijinya; yang setelah diolah sering digunakan dalam masakan Indonesia dan masakan Malaysia. Di Pulau Jawa, kemiri juga dijadikan sebagai saus kental yang dimakan dengan sayuran dan nasi. Kemiri memiliki kesamaan dalam rasa dan tekstur dengan macadamia yang juga memiliki kandungan minyak yang hampir sama. Kemiri juga dibakar dan dicampur dengan pasta dan garam untuk membuat bumbu masak khas Hawaii yang disebut inamona. Inamona adalah bumbu masak utama untuk membuat poke tradisional Hawaii.
Inti biji kemiri mengandung 60–66% minyak[2]. Di Hawaii, pada masa kuno, kemiri (di sini disebut kukui) dibakar untuk menghasilkan cahaya. Kemiri disusun berbaris memanjang pada sehelai daun palem, dinyalakan salah satu ujungnya, dan akan terbakar satu demi satu setiap 15 menit atau lebih. Ini juga berguna sebagai alat pengukur waktu. Misalnya, seseorang bisa meminta orang lain untuk kembali ke rumah sebelum kemiri kedua habis terbakar. Di Tonga, sampai sekarang, kemiri yang sudah matang (dinamai tuitui) dijadikan pasta (tukilamulamu), dan digunakan sebagai sabun dan shampoo.
Penanaman kemiri modern kebanyakan hanya untuk memperoleh minyaknya. Dalam setiap penanaman, masing-masing pohon akan menghasilkan sekitar 30–80 kg kacang kemiri, dan sekitar 15 sampai 20% dari berat tersebut merupakan minyak yang didapat. Kebanyakan minyak yang dihasilkan digunakan secara lokal, tidak diperdagangkan secara internasional.
Minyak kemiri terutama mengandung asam oleostearat. Minyak yang lekas mengering ini biasa digunakan untuk mengawetkan kayu, sebagai pernis atau cat, melapis kertas agar anti-air, bahan sabun, bahan campuran isolasi, pengganti karet, dan lain-lain. Minyak kemiri ini berkualitas lebih rendah daripada tung oil, minyak serupa yang dihasilkan oleh Vernicia fordii (sin. Aleurites fordii) dari Cina.[4]
Meskipun dapat menghasilkan kayu yang berukuran besar, kayu kemiri dianggap terlalu ringan dan tidak awet sebagai kayu bangunan[2]. Kayu ini berwarna keputihan dan amat ringan (BJ 0.35), serta amat mudah diserang jamur atau serangga. Kayu kemiri yang melapuk sering ditumbuhi jamur kuping (Auricularia).[5]
Kayu kemiri dapat digunakan untuk membuat furnitur, peralatan kecil, korek api, dan juga untuk pulp [1]. Di Jakarta, dulu, kayu kemiri sering juga digunakan untuk membuat perabotan rumah tangga[2]. Di Hawaii, kayu kemiri kadang-kadang digunakan untuk membuat sampan sederhana; atau paling-paling untuk kayu bakar yang bermutu rendah[5]. Di Lombok, kayu kemiri juga diolah menjadi papan dan kerajinan tangan.
Beberapa bagian dari tanaman ini sudah digunakan dalam obat-obatan tradisional di daerah-daerah pedalaman. Minyaknya digunakan sebagai bahan tambahan dalam perawatan rambut (untuk menyuburkan rambut). Bijinya dapat digunakan sebagai pencahar. Di Jepang, kulit kayunya telah digunakan untuk tumor. Di Sumatera, bijinya dibakar dengan arang, lalu dioleskan di sekitar pusar untuk menyembuhkan diare. Di Jawa, kulit batangnya digunakan untuk mengobati diare atau disentri.
Kemiri juga sering ditanam sebagai pohon serbaguna, untuk menghijaukan lahan, sebagai peneduh di pekarangan, dan juga untuk pohon hias[4]. Di Jawa, biji kemiri biasa dijadikan sebagai bahan permainan untuk diadu kekerasan tempurungnya.
Biji kemiri mengandung bahan beracun dengan kekuatan ringan[6]. Karena itu sangat tidak dianjurkan mengonsumsi biji kemiri secara mentah. Penggunaan kemiri harus diawali dengan menyangrai (memanaskan tanpa minyak atau air) hingga biji hangat. Pemanasan akan menguraikan toksin.Di Hawaii, pohon kemiri adalah simbol penerangan, perlindungan, dan perdamaian[7]. Kemiri dianggap sebagai bentuk tubuh Kamapua'a, dewa babi. Salah satu legenda menceritakan tentang seorang wanita yang meskipun telah melakukan segala usahanya yang terbaik untuk menyenangkan suaminya, sering dipukuli. Akhirnya, suaminya itu membunuhnya hingga mati dan menguburnya di bawah pohon kukui. Karena sang istri adalah wanita yang baik dan adil, ia pun memperoleh kehidupannya kembali. Suaminya pun akhirnya terbunuh.




Postingan populer dari blog ini

Minyak Wormwood/ Wormwood Oil

Minyak Wormwood/ Wormwood Oil

Kategori:Minyak Atsiri Harga:Rp 700,000 / 100 ml


Deskripsi:

WORMWOOD  Artemisiaabsinthium 
KELUARGA Asteraceae (Compositae) 
SYNONYMS Apel, jahe hijau, armoise, absinthium (minyak). 
DESKRIPSI UMUM Ramuan abadi setinggi 1,5 meter dengan tangkai keputihan, daun hijau keperakan, daun terbungkus halus, halus dan kuning pucat. DISTRIBUSI Berasal dari Eropa, Afrika Utara dan Asia Barat; naturalisasi di Amerika Utara. Ini banyak dibudidayakan di Eropa tengah dan selatan, Uni Soviet, Afrika Utara dan Amerika Serikat, di mana minyak tersebut terutama diproduksi. Spesies 
LAINNYA Ada banyak spesies Artemisia lainnya seperti davana dan apsintus Romawi. Lihat juga entri pada mugwort (A. vulgaris) yang juga biasa disebut aromatik-pahit untuk anoreksia, sebagai tonik pencernaan dan sebagai choleretic untuk gangguan hati dan gumpalan kandung kemih, biasanya dalam bentuk ekstrak encer. Hal ini juga digunakan untuk mempromosikan menstruasi,mengurangi demam dan mengusir c…

Minyak Mint/ Minyak Pepermin/ Peppermint Oil

Minyak Mint/ Minyak Pepermin/ Peppermint Oil
Kategori:Minyak Atsiri
Harga:Rp 325,470 / 100 ml
Deskripsi:

MINT, PEPPERMINT  Mentha piperita  KELUARGA Lamiaceae (Labiatae)  SYNONYMS mint Brandy, bm balm.  URAIAN UMUM Ramuan abadi setinggi 1 meter dengan pelari bawah tanah olehyang mudah diperbanyak. Peppermint 'putih' memiliki tangkai dan daun hijau; peppermint 'hitam' memiliki warna hijau tua daun bergerigi, batang keunguan dan bunga violet kemerahan.  DISTRIBUSI Awalnya hibrida yang dibudidayakan antara M. viridis dan M. aquatica, yang diketahui telah diperbanyak sejak abad ketujuh belas di Inggris. Teratur di seluruh Eropa dan Amerika, itu dibudidayakan di seluruh dunia. Minyak ini diproduksi terutama di Prancis, Inggris, Amerika, Rusia, Bulgaria, Italia, Hungaria, Maroko dan China.  JENIS LAINNYA Ada beberapa strain atau chemotypes peppermint yang berbeda. Selain itu ada banyak spesies mint lainnya, seperti spearmint, untuk menghasilkan minyak esensial (lihat bagian…

Minyak Kayu Manis/ Cinnamon Bark Oil

Minyak Kayu Manis/ Cinnamon Bark Oil

Kategori: Minyak Atsiri

Harga:Rp 423,900/ 100 ml

Deskripsi:
CINNAMON
Cinnamomum zeylanicum

KELUARGA Lauraceae
SYNONYMS C. verum, Laurus cinnamomum, kayu sinina Ceylon, kayu manis Seychelles, kayu manis Madagaskar, kayu manis sejati, daun kayu manis (minyak), kulit kayu manis (minyak).
URAIAN UMUM Pohon cemara tropis setinggi 15 meter, dengan dahan yang kuat dan kulit pohon garing tebal dengan tunas muda berbintik-bintik hijau oranye. Daunnya berwarna hijau mengilap, daun kasar, bunga putih kecil dan buah beri putih kebiruan. Daunnya memiliki aroma pedas saat memar.
DISTRIBUSI Berasal dari Sri Lanka, Madagaskar, Kepulauan Comoro, India Selatan, Burma dan Indocina. Hal ini juga dibudidayakan di India, Jamaika dan Afrika - masing-masing daerah cenderung memiliki spesiesnya sendiri.
JENIS LAIN Madagaskar kayu manis dianggap lebih unggul dari berbagai jenisJenis kayu manis lainnya seperti the Saigon cinnamon (C. loureirii) dan kayu manis Batavia (C. …